WhatsApp
PETAMBAK GARAM

Petambak Garam adalah Setiap Orang yang melakukan kegiatan usaha pergaraman.


Sumber: PERMEN NO. 42 TAHUN 2019
PETAMBAK GARAM

Petambak Garam adalah setiap orang yang melakukan kegiatan usaha pergaraman.


Sumber: PP NO. 27 TAHUN 2021
PETAMBAK GARAM

Petambak Garam adalah setiap orang yang melakukan kegiatan usaha pergaraman.


Sumber: PERMEN NO. 18 TAHUN 2016
PETAMBAK GARAM KECIL

Petambak Garam Kecil adalah Petambak Garam yang melakukan Usaha Pergaraman pada lahannya sendiri dengan luas lahan paling luas 5 (lima) hektare, dan perebus Garam.


Sumber: UU NO. 7 TAHUN 2016
PETAMBAK GARAM KECIL

Petambak Garam Kecil adalah Petambak Garam yang melakukan usaha pergaraman pada lahannya sendiri dengan luas lahan paling luas 5 (lima) hectare, dan perebus garam.


Sumber: PERMEN NO. 23 TAHUN 2016
PETAMBAK GARAM KECIL

Petambak Garam Kecil adalah Petambak Garam yang melakukan usaha pergaraman pada lahannya sendiri dengan luas lahan paling luas 5 (lima) hektare dan perebus Garam.


Sumber: PP NO. 27 TAHUN 2021
PETAMBAK GARAM KECIL

Petambak Garam Kecil adalah Petambak Garam yang melakukan Usaha Pergaraman pada lahannya sendiri dengan luas lahan paling luas 5 (lima) hektare, dan perebus Garam.


Sumber: PERMEN NO. 18 TAHUN 2016
PETAMBAK GARAM KECIL

Petambak Garam Kecil adalah setiap orang yang melakukan kegiatan usaha pergaraman.


Sumber: PERMEN NO. 7 TAHUN 2025
PETAMBAK GARAM RAKYAT

Petambak garam rakyat adalah orang yang mata pencahariannya melakukan kegiatan usaha produksi garam sebagai penggarap penyewa lahan, penggarap bagi hasil (mantong) dan/atau pemilik lahan tambak garam dengan luasan tertentu yang mengerjakan lahan tambaknya sendiri.


Sumber: PERMEN NO. 12 TAHUN 2014
PETANI

Petani adalah perorangan warga negara Indonesia beserta keluarganya atau korporasi yang mengelola usaha di bidang pertanian, wanatani, minatani, agropasture, penangkaran satwa dan tumbuhan, di dalam dan di sekitar hutan, yang meliputi usaha hulu, usaha tani, agroindustri, pemasaran, dan jasa penunjang.


Sumber: UU NO. 16 TAHUN 2006