| Jenis Peraturan | : | Peraturan Menteri Kelautan dan Perikanan |
| Nomor | : | 7 |
| Tahun | : | 2025 |
| Judul | : | Peraturan Menteri Kelautan dan Perikanan Nomor 7 Tahun 2025 tentang Pemanfaatan Kawasan Konservasi |
| T.E.U | : | Indonesia. Kementerian Kelautan dan Perikanan |
| Singkatan Jenis | : | PERMEN |
| Tempat Terbit | : | Jakarta |
| Tanggal Penetapan | : | 28 Februari 2025 |
| Tanggal Pengundangan | : | 10 Maret 2025 |
| Subjek | : | PELAKSANAAN - PERATURAN - SEDIMENTASI |
| Status | : | Berlaku |
| Sumber | : | BN 2025 (179): 9 hlm. |
| Bahasa | : | Indonesia |
| Lokasi | : | Biro Hukum Kementerian Kelautan dan Perikanan |
| Bidang Hukum | : | Hukum Administrasi Negara |
| Keterangan | : |
Mencabut |
| Peraturan Terkait | : | |
| Peraturan Pelaksanaan | : | - |
| Berbagi | : |
| Bahwa kegiatan pemanfaatan di kawasan konservasi untuk berusaha dan nonberusaha perlu dilakukan secara berkelanjutan, bahwa pengaturan kegiatan pemanfaatan di kawasan konservasi untuk berusaha dan nonberusaha secara berkelanjutan perlu memperhatikan perkembangan penetapan kawasan konservasi di perairan darat, serta Peraturan Menteri Kelautan dan Perikanan Nomor 47/PERMEN-KP/2016 tentang Pemanfaatan Kawasan Konservasi sudah tidak sesuai dengan perkembangan kebutuhan hukum dan masyarakat sehingga perlu menetapkan Peraturan Menteri Kelautan dan Perikanan tentang Pemanfaatan Kawasan Konservasi. Dasar Hukum Peraturan Menteri ini adalah: UUD 1945 Pasal 17 ayat (3); UU No. 39 Tahun 2008 sebagaimana telah diubah dengan UU No. 61 Tahun 2024; PP No. 60 Tahun 2007; PERPRES No. 193 Tahun 2024; PERMENKP No. 2 Tahun 2025. Dalam Peraturan Menteri ini diatur tentang Pemanfaatan Kawasan Konservasi dengan menetapkan batasan istilah yang digunakan dalam pengaturannya. Kawasan Konservasi adalah kawasan yang mempunyai ciri khas tertentu sebagai satu kesatuan ekosistem yang dilindungi, dilestarikan, dan dimanfaatkan secara berkelanjutan. BAB II terdiri dari 25 pasal terkait kegiatan pemanfaatan kawasan konservasi. BAB III terdiri dari 2 pasal terkait tata cara pelaksanaan pelaporan dan pemantauan perizinan pemanfaatan kawasan konservasi. |